Dorong akses pembiayaan perumahan, UUS Bank DKI jalin sinergi dengan SMF

Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI menjalin sinergi dengan SMF

Dalam rangka mendorong efektivitas akses pembiayaan perumahan bagi masyarakat, Unit Usaha Syariah (UUS) Bank DKI menjalin sinergi dengan Sarana Multigriya Finansial (SMF), melalui penandatanganan akad mudharabah muqayyadah senilai Rp479 miliar melalui skema replacement financing.

Adapun penandatanganan akad pemberian fasilitas pembiayaan tersebut dilakukan oleh Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi bersama Direktur SMF Heliantopo serta disaksikan langsung oleh Direktur Utama Bank DKI Fidri Arnaldy dan DIrektur Utama SMF Ananta Wiyogo pada Rabu (10/11).

Direktur Kredit UMK & Usaha Syariah Bank DKI Babay Parid Wazdi menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan SMF yang diberikan kepada Bank DKI.

“Kami berharap semoga dengan adanya kerjasama ini dapat semakin menguatkan semangat sinergi dan kolaborasi BUMD dan BUMN terutama dalam peningkatan akses perumahan kepada masyarakat,” kata dia seperti dilansir dari bankdki.co.id.

Sebagaimana diketahui, rumah menjadi kebutuhan bagi masyarakat Indonesia, terutama generasi milenial saat ini yang baru saja membentuk keluarga baru. Data menyebutkan bahwa hingga saat ini masih terdapat backlog atau indikator kebutuhan perumahan sebanyak 11,7 juta rumah.

“Hal ini tentu menjadi perhatian bersama serta peluang bagi sektor jasa keuangan terutama perbankan untuk dapat berkontribusi dalam mewujudkan kesempatan kepemilikan rumah bagi masyarakat yang membutuhkan,” tutur Babay.

Rencananya seluruh dana yang disalurkan oleh SMF kepada Bank DKI digunakan untuk replacement financing program pembiayaan KPR Syariah UUS Bank DKI.

Sementara itu, Direktur Utama SMF Ananta Wiyogo dalam sambutannya mengatakan, dengan pemberian fasilitas pembiayaan ini, pihaknya berharap akan terjadi peningkatan kapasitas pembiayaan perumahan sehingga lebih banyak lagi masyarakat yang bisa mendapatkan kesempatan untuk memiliki rumah yang layak dan terjangkau.

Selain itu, Ananta menambahkan replacement financing tersebut merupakan bentuk dari dukungan SMF dalam mendorong program pemulihan ekonomi nasional (PEN) serta peningkatan likuiditas bank penyalur KPR, khususnya Bank Pembangunan Daerah (BPD) agar dapat terus terjaga.

Diharapkan hal tersebut dapat memicu BPD untuk memaksimalkan kemampuannya dalam mendorong pertumbuhan kredit yang tengah terkena dampak pandemi Covid-19.

“Kerja sama ini merupakan bagian dari kontribusi SMF dan Bank DKI dalam mendukung program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) melalui sektor perumahan agar 170 lebih industri turunannya ikut bergerak dalam masa pandemik dan juga dapat dapat mendorong pertumbuhan kredit perbankan yang sejalan dan beriringan dengan program pemerintah dalam memulihkan kondisi ekonomi nasional. Ke depannya, semoga sinergi antara kedua belah pihak akan terjalin semakin baik. Saya juga mengajak kepada BPD lain untuk dapat berkolaborasi bersama menggerakkan sektor riil di masa pandemi,” tutup Ananta.

 

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dalam rangka mempercepat proses kemandirian dan meningkatkan kuantitas berita yang ditayangkan di portal kesayangan Anda ini, kami mengharapkan kesedian Anda untuk berdonasi melalui:

Bank Syariah Indonesia (dahulu Bank Syariah Mandiri): (451) 703 908 1002

Terima kasih atas perhatiannya, sekecil apapun perhatian Anda, pasti kami hargai. Wassalamualai Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply