Alhamdulillah, kantor perwakilan BSI di Dubai resmi dibuka

Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso, Wakil Menteri 2 BUMN Kartika Wirjoatmodjo, Direktur Utama BSI Hery Gunardi, CEO DIFC Arif Amiri, Chief Business Development Officer DIFC Salmaan Jaffery saat penyerahan letter of incorporation terkait operasional BSI di Dubai.

PT Bank Syariah Indonesia Tbk.(BRIS) mengumumkan, sejak 28 Januari 2022, telah mengefektifkan operasional kantor perwakilan (representative office) perseroan di Dubai International Financial Center, Dubai, Uni Arab Emirates.

“Kantor perwakilan (representative office) PT Bank Syariah Indonesia Tbk. di Dubai International Financial Center telah resmi beroperasi berdasarkan izin operasional yang diperoleh dari Dubai Financial Service Authority (DFSA) pada 28 Januari 2022,” kata manajemen perseroan dalam keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia.

Kantor perwakilan dimaksud memiliki trading name PT Bank Syariah Indonesia Tbk (DIFC Representative Office) dengan alamat kantor di Dubai International Financial Center (DIFC), Unit 509, Gate Precinct Building 3, Sheikh Zayed Road, PO Box 507156, Dubai, Uni Arab Emirates.

Sebelumnya, BSI melaporkan secara resmi penerimaan izin prinsip kantor perwakilan di Dubai kepada Menteri BUMN dari Dubai International Financial Center (DIFC) pada Jumat, 5 November 2021 di Kawasan DIFC Dubai.

Letter of Incorporation yang diterima BSI menandai bahwa bank syariah terbesar di Tanah Air ini secara resmi dapat membuka pasar di wilayah Timur Tengah. Dengan akta pendirian tersebut, BSI resmi menjadi bagian dari DIFC. Hal itu membuat BSI selangkah lebih dekat untuk mencapai tujuannya menjadi pemain kunci dalam industri perbankan syariah global.

Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, hal ini merupakan penanda rekam jejak pertama BSI di pasar global. BSI akan menjadi bank dari Indonesia pertama yang memiliki kantor perwakilan di kawasan Timur Tengah. Dengan ekspansi ini, BSI berharap dapat mewujudkan misinya sebagai Top 10 Global Islamic Bank berdasarkan kapitalisasi pasar pada 2025.

“Kehadiran BSI di Dubai diharapkan tidak hanya dapat berkontribusi pada pengembangan industri perbankan syariah di Indonesia, Tetapi juga dapat mempererat hubungan antara Indonesia dengan negara-negara Timur Tengah khususnya Uni Emirat Arab (UEA). Terlebih UEA adalah salah satu pusat investasi global, di mana Dubai adalah pusat keuangan syariah global, termasuk Sukuk,” Erick Thohir, dalam keterangan resminya.

Erick berharap, BSI dapat mengoptimalkan potensi bisnis di Dubai dan menjadi jembatan penghubung antara Indonesia dan investor global, untuk menginvestasikan dananya pada proyek-proyek pemerintah, BUMN dan juga untuk proyek-proyek pembangunan lainnya di Tanah Air.

“Tentunya, kehadiran BSI di Dubai juga diharapkan akan memudahkan akses bagi seluruh pemangku kepentingan untuk mencari layanan dan informasi keuangan guna memberdayakan bisnis ekspor dan impor ke Timur Tengah. Hal ini perlu ditekankan untuk memperkuat pertumbuhan dan ketahanan ekonomi Indonesia khususnya pascapandemi Covid-19,” ujar Erick.

 

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dalam rangka mempercepat proses kemandirian dan meningkatkan kuantitas berita yang ditayangkan di portal kesayangan Anda ini, kami mengharapkan kesedian Anda untuk berdonasi melalui:

Bank Syariah Indonesia (dahulu Bank Syariah Mandiri): (451) 703 908 1002

Terima kasih atas perhatiannya, sekecil apapun perhatian Anda, pasti kami hargai. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply