OJK batalkan tanda bukti terdaftar fintech lending PT Berkah Finteck Syariah

Otoritas Jasa Keuangan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengumumkan data terbaru penyelenggara fintech peer-to-peer lending atau fintech lending yang terdaftar dan berizin di OJK, sampai dengan 8 September 2021.

Berdasarkan keterangan resminya, OJK menyebutkan, terdapat tujuh pembatalan tanda bukti terdaftar fintech lending, dikarenakan ketidakmampuan penyelenggara meneruskan kegiatan operasional, salah satunya adalah PT Berkah Finteck Syariah.

Berdasarkan data resmi OJK per 25 Agustus 2021, PT Berkah Finteck Syariah memiliki platfom bernama Finteck Syariah, dengan alamat website finteksyariah.co.id.

Berdasarkan website perusahaan, PT Berkah Finteck Syariah (BFS) merupakan jasa layanan keuangan nonbank yang berprinsip syariah terkemuka di Indonesia, pertama di Jawa Timur.  Perusahaan bermaksud turut serta secara langsung dalam mendukung upaya pemerintah. Terutama program mengembangkan akses masyarakat dan Industri kecil Menengah (IKM), Usaha Kecil Menengah (UKM) bidang perikanan (inkubator perikanan), peternakan dan properti syariah bersubsidi terhadap layanan keuangan nontunai yang mudah, terjangkau, dan sesuai dengan prinsip syariah serta tersedia secara luas di seluruh wilayah Indonesia melalui aplikasi secara on line, yaitu pengembangan layanan keuangan digital berbasis syariah dengan nama produk dan layanan ”Fintek Syariah”.

Berdasarkan laporan keuangan perseroan pada 2020, PT Berkah Finteck Syariah, memiliki aset sebesar Rp6,06 miliar. Penjualan neto sebesar Rp17,35 milar. Tetapi ternyata perseroan memiliki beban yang cukup besar, yakni beban pokok penjualan sebesar Rp6,88 miliar, beban umum dan administrasi Rp6,21 miliar dan beban pemasaran Rp4,56 miliar. Setelah ditambah dengan beban lain-lain dan beban pajak, perusahaan mengalami kerugian sebesar Rp350,45 juta.

Secara total akumulasi pembiayaan yang disalurkan Rp672,22 miliar. Akumulasi pembiayaan tahun ini Rp504,60 miliar, total outstanding Rp74,38 miliar,  jumlah akumulasi penerima pembiayaan 567.790,  jumlah penerima pembiayaan aktif 51.393 dan total biaya Rp102,59 miliar.

Dengan begitu, sembilan fintech peer-to-peer lending syariah yang terdaftar dan berizin di OJK, sampai dengan 8 September 2021:

1. Investree

2. Ammana.id

3. ALAMI

4. DANA SYARIAH

5. Duha SYARIAH

6. qazwa

7. KAPITALBOOST

8. PAPITUPI Syariah

9. ETHIS

 

 

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply