Mandala Multifinance peroleh fasilitas pembiayaan hingga sebesar US$50 juta dari ICD

PT Mandala Multifinance Tbk. Foto istimewa

Memasuki tahun ke-25 melangkah maju bersama Indonesia, PT Mandala Multifinance Tbk. terus memperluas jangkauan pembiayaan syariahnya di berbagai wilayah Indonesia. Untuk mempertegas komitmen perusahaan dalam memenuhi kebutuhan keuangan seluruh lapisan masyarakat, Jumat (25/3), Mandala menandatangani perjanjian pembiayaan dengan lembaga keuangan asal Timur Tengah, the Islamic Corporation for the Development of the Private Sector (ICD) yang merupakan cabang sektor swasta dari Grup Islamic Development Bank (IsDB) sebesar US$30 juta dengan total fasilitas hingga US$50 juta untuk mendukung pengembangan sektor swasta di Indonesia.

Sebagai Initial Mandated Lead Arranger, ICD telah mendapatkan partisipasi Ajman Bank PJSC dari Uni Emirat Arab dalam fasilitas sindikasi Islam ini, yang akan berjalan untuk jangka waktu empat (4) tahun. PT Bank CIMB Niaga Tbk, akan bertindak sebagai Agen Investasi, Agen Fasilitas dan Agen Jaminan untuk transaksi ini. Regional Head (Asia) ICD Ahmed A Khalid, dan Direktur Utama PT Mandala Multifinance Tbk. Harryjanto Lasmana, menandatangani perjanjian atas nama kedua organisasi.

Direktur Utama PT Mandala Multifinance Bapak Harryjanto Lasmana menuturkan, sangat senang dan berterima kasih atas dukungan ICD melalui perjanjian pendanaan ini. ICD telah berperan penting dalam pertumbuhan pesat Mandala, tepatnya di produk pembiayaan syariah, dan kami bangga telah menjadi mitra terpercaya. Dana baru dari ICD dan mitra sindikasi ini akan menambah dimensi baru pada bisnis perseroan, terutama dalam membangun kemitraan yang lebih erat dengan institusi-institusi finansial syariah dunia.

Dilakukan dengan struktur pembiayaan murabahah, pembiayaan ini bertujuan memenuhi kebutuhan pendanaan Mandala untuk pembiayaan kendaraan bermotor roda dua baru. Adapun kendaraan bermotor tersebut ditargetkan untuk membantu pelaku UKM dengan memenuhi kebutuhan operasional mereka. Layanan ini menjadi sebuah solusi untuk mengembangkan bisnis mereka dengan akses yang mudah dan terjangkau.

“Pendanaan ini merupakan transaksi penting karena menunjukkan kerja sama yang erat karena fasilitas pembiayaan ini juga didukung oleh bank internasional di negara-negara anggota kami. Indonesia adalah pasar utama bagi ICD dan kami berharap melalui jalur pembiayaan ini, akan membantu untuk lebih meningkatkan dan mempermudah akses UKM ke pembiayaan, serta meningkatkan keterlibatan mereka dengan perekonomian nasional,” kata Chief Executive Officer ICD Ayman Sejiny, kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (29/3).

Pembiayaan sindikasi syariah kali ini menandai kerja sama keempat antara Mandala dan ICD, yang juga mengamplifikasi kredibilitas Mandala sebagai perusahaan pembiayaan yang terpercaya. Pembiayaan pertama sebesar US$8 juta diberikan pada November 2008, yang kedua adalah US$25 juta pada 2011, sedangkan transaksi terakhir pada 2016 sebesar US$40 juta dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja Mandala untuk pembiayaan kendaraan bermotor roda dua baru.

“Dalam beberapa dekade terakhir, pendanaan syariah telah menjadi salah satu penyokong pertumbuhan perekonomian untuk berbagai sektor, sehingga kami optimis dan percaya bahwa pendanaan ini dapat mendukung bisnis Mandala Finance untuk lebih maju agar kami dapat berkontribusi lebih untuk membangun ekosistem ekonomi Indonesia. Karena itu, kami yakin bahwa layanan pembiayaan ini akan semakin menciptakan nilai tambah bagi industri keuangan syariah,” tutup Harryjanto

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply