MAMI salurkan dana purifikasi reksa dana syariah untuk renovasi jembatan

PT Manulife Aset Manajemen Indonesia (MAMI) menyalurkan dana purifikasi reksa dana Manulife Syariah Sektoral Amanah (MSSA), Manulife Syariah Sukuk Indonesia (MSSI), dan Manulife Dana Kas Syariah (MDKS) sejumlah Rp230 juta untuk merenovasi jembatan Montaya di Gununghalu, Bandung Barat, Jawa Barat.

Jembatan sepanjang 20 meter dengan lebar 4,8 meter ini semula dibangun pada 1901. Jembatan Montaya menjadi akses penghubung satu-satunya antarkabupaten, termasuk untuk jalur perekonomian, pendidikan, sosial budaya, dan kesehatan. Secara rata-rata ada sekitar 36 kendaraan roda empat dan 422 kendaraan roda dua yang melintas di atas jembatan ini per jam.

Presiden Direktur MAMI Afifa mengatakan, sebagai perusahaan manajer investasi yang mengelola reksa dana syariah, pihaknya selalu memastikan seluruh reksa dana syariah yang dikelola terbebas dari unsur nonhalal. Skema purifikasi pada pengelolaan reksa dana syariah berfungsi untuk mengeluarkan pendapatan yang tidak sesuai dengan unsur syariah dari portofolio reksa dana, yang kemudian akan disalurkan untuk kepentingan umum.

“Kali ini dana purifikasi reksa dana syariah MAMI sejumlah Rp230 juta kami salurkan untuk merenovasi Jembatan Montaya,” kata dia dalam keterangan tertulisnya, Selasa (31/8).

Proyek pengerjaan renovasi jembatan dilakukan sejak 24 Mei hingga 23 Juli 2021. Dalam program ini MAMI menggandeng Yayasan Dompet Dhuafa Republika (Dompet Dhuafa) sebagai pelaksana program.

Direktur CSR Dompet Dhuafa Herdiansah mengatakan, keberadaan Jembatan Montaya sangat vital bagi aktivitas warga, namun kondisinya rusak parah, baik dari segi struktur penyangga maupun kondisi lantai jembatannya. Karena jembatan ini merupakan akses utama dan satu-satunya penghubung antar kabupaten, renovasi jembatan ini tentunya sangat bermanfaat bagi ribuan orang yang melintasinya setiap hari. Struktur jembatan sudah diperkuat dan lantai jembatan yang semula terbuat dari papan kayu juga telah diganti dengan beton.

Camat Gununghalu Hari Mustika mengatakan, setelah adanya perbaikan jembatan, warga semakin mudah menjalankan beragam aktivitas hariannya. Semua warga, mulai dari pelajar sampai petani, kini tidak lagi khawatir akan jatuh atau mengalami kecelakaan saat melintasi jembatan yang semula rapuh dan licin. Selain digunakan oleh warga desa Gununghalu, jembatan ini juga digunakan oleh warga Desa Sirnajaya dan sekitarnya untuk mendukung mobilitas sekitar 10.000 warga setiap harinya.

Afifa mengatakan, sebelumnya, pada 2017, pihaknya juga menyalurkan dana purifikasi reksa dana syariah MAMI sejumlah Rp424 juta untuk membangun jembatan sepanjang 30 meter di Gunungpati, Semarang, Jawa Tengah.

Di 2020, 2019, 2018, dan 2016, dana purifikasi reksa dana syariah MAMI digunakan untuk merenovasi SDN Sirnajati 03 di Bekasi (Rp148 juta), SDN Seroja di Gunung Sindur Bogor (Rp88,6 juta), SDN Sukarena di Serang Banten (Rp285,8 juta), dan SDN 02 Jampang di Gunung Sindur Bogor (Rp300,2 juta). Selain itu, MAMI juga menyalurkan dana purifikasi sebesar Rp312 juta untuk membiayai program beasiswa Ahli Syariah Pasar Modal di 2016.

Saat ini, MAMI memiliki tujuh reksa dana syariah yang terdiri dari dua reksa dana pasar uang, satu reksa dana pendapatan tetap syariah/sukuk, dan empat reksa dana saham syariah. Dengan jumlah dana kelolaan atau AUM reksa dana syariah sebesar Rp8,2 triliun per akhir Juni 2021, menjadikan MAMI sebagai perusahaan manajer investasi dengan dana kelolaan syariah terbesar di industri reksa dana Indonesia.

 

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply