Fitch Ratings Indonesia mengafirmasi peringkat Bank BTPN Syariah Tbk di AAA(idn)

BTPN Syariah

Fitch Ratings Indonesia telah mengafirmasi peringkat nasional jangka panjang PT Bank BTPN Syariah Tbk di ‘AAA(idn)’, dengan outlook stabil.

Peringkat nasional jangka panjang ‘AAA’ menunjukkan peringkat tertinggi yang diberikan oleh lembaga tersebut dalam skala peringkat nasional untuk negara tersebut. Peringkat ini diberikan kepada emiten atau obligasi dengan ekspektasi risiko gagal bayar yang paling rendah dibandingkan dengan semua emiten atau obligasi lain di negara atau kesatuan moneter yang sama.

Faktor-faktor penggerak peringkat
Peringkat nasional jangka panjang BTPN Syariah didorong oleh dukungan, yang mencerminkan pandangan Fitch tentang kemungkinan besar dukungan luar biasa dari induk PT Bank BTPN Tbk (BTPN, AAA(idn)/Stabil), yang memiliki 70% saham di BTPN Syariah. Peringkat induk pada gilirannya didorong oleh dukungan dari induk utama Sumitomo Mitsui Banking Corporation (SMBC, A/Negatif/a), jika diperlukan.

Fitch percaya BTPN memiliki kecenderungan tinggi untuk mendukung bank mengingat peran penting anak perusahaan dalam grup. Fokus BTPN Syariah pada bisnis pembiayaan ultra-mikro dan syariah mendukung strategi BTPN untuk menjadi bank umum universal terkemuka di Indonesia dan pada akhirnya upaya SMBC untuk berekspansi di Indonesia, pasar dengan prospek pertumbuhan yang lebih kuat daripada pasar dalam negeri Jepang.

“Penilaian kami juga didukung oleh kontribusi kuat BTPN Syariah kepada perusahaan induk, yang menyumbang sekitar 45% dari laba operasional konsolidasi BTPN dalam empat tahun terakhir. Selain itu, mereka telah berbagi branding dan kami percaya ada risiko reputasi yang besar bagi perusahaan induk dan, selanjutnya, reputasi grup secara keseluruhan di pasar luar negeri, jika BTPN Syariah gagal bayar,” kata Fitch seperti dilansir dari fitchratings.com.

Fitch percaya bahwa dukungan akan dapat diberikan oleh BTPN karena Fitch mengharapkan dukungan luar biasa, jika diperlukan, juga datang dari SMBC. Aset BTPN Syariah menyumbang 10% dari total aset BTPN, tetapi kurang dari 0,1% dari aset SMBC per Juni 2021.

Profil kredit mandiri bank tidak mendorong peringkatnya, tetapi mencerminkan pandangan Fitch tentang franchise kecil dan selera risiko yang tinggi, diimbangi oleh permodalan dan pendapatan dan profil profitabilitas yang memuaskan yang lebih baik daripada pesaing-pesaingnya.

Sensitivitas peringkat
Faktor-faktor yang dapat, secara individual atau kolektif, menyebabkan tindakan/penurunan peringkat negatif

Penurunan peringkat nasional jangka panjang BTPN Syariah akan timbul dari melemahnya profil kredit secara keseluruhan secara relatif terhadap peringkat nasional entitas yang diperingkat di Indonesia. Hal ini dapat diakibatkan oleh penurunan peringkat ke peringkat nasional jangka panjang BTPN, atau jika Issuer Default Rating (DR) jangka panjang SMBC diturunkan ke bawah ‘A-‘.

“Meskipun kami melihat kecil kemungkinan terjadi dalam jangka pendek. Jika IDR Jangka Panjang SMBC diturunkan satu tingkat menjadi ‘A-‘/Stabil, peringkat BTPN Syariah juga dapat terpengaruh secara negatif berdasarkan relativitas di antara entitas-entitas Indonesia yang berperingkat tinggi,” kata Fitch.

Melemahnya kecenderungan dukungan induk juga dapat menyebabkan penurunan peringkat. Hal ini dapat berasal dari perubahan kepemilikan yang besar, sehingga kami percaya BTPN akan berhenti menjadi pemegang saham pengendali BTPN Syariah, atau pengurangan peran BTPN Syariah dalam grup, yang mungkin timbul dari kontribusi bank yang lebih rendah secara berkelanjutan kepada grup BTPN , atau memburuknya persepsi grup SMBC terhadap prospek bisnisnya di Indonesia.

 

 

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Dalam rangka mempercepat proses kemandirian dan meningkatkan kuantitas berita yang ditayangkan di portal kesayangan Anda ini, kami mengharapkan kesedian Anda untuk berdonasi melalui:

Bank Syariah Indonesia (dahulu Bank Syariah Mandiri): (451) 703 908 1002

Terima kasih atas perhatiannya, sekecil apapun perhatian Anda, pasti kami hargai. Wassalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.

 

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply