BTPN Syariah akan gelar RUPST, ini agendanya

BTPN Syariah

PT Bank BTPN Syariah Tbk (BTPS) berencana menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 21 April 2021.

Berdasarkan keterbukaan informasi yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, ada tujuh agenda yang akan dibahas pada RUPST tersebut.

Agenda pertama, pengesahan dan persetujuan laporan keuangan, laporan tahunan dan laporan keberlanjutan yang telah ditelaah oleh Dewan Komisaris Tahun Buku 2020.

Di dalamnya termasuk namun tidak terbatas pada pengesahan laporan keuangan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020, laporan tugas pengawasan dewan komisaris dan dewan pengawas syariah untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020. Selain itu, pelunasan dan pembebasan tanggung jawab untuk direksi, dewan komisaris dan dewan pengawas syariah perseroan atas tindakan pengurusan dan pengawasan yang telah dijalankan dalam dan selama tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020.

Agenda kedua pada RUPST adalah penetapan penggunaan laba bersih perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2020.

Agenda ketiga, perubahan susunan anggota direksi perseroan. Di mana perseroan akan mengusulkan kepada rapat untuk mengangkat kembali Dwiyono Bayu Winantio sebagai anggota direksi perseroan, dengan ketentuan masa jabatan yang bersangkutan adalah sama dengan sisa masa jabatan anggota direksi lain yang menjabat. Yaitu, sampai dengan penutupan rapat yang akan diadakan pada 2023, dengan tidak mengurangi hak RUPS untuk memberhentikan sewaktu-waktu sebelum berakhirnya masa jabatan tersebut.

Dengan adanya pengangkatan tersebut, maka susunan anggota direksi, dewan komisaris dan dewan pengawas syariah perseroan menjadi sebagai berikut:

Direksi:
Direktur Utama: Hadi Wibowo
Direktur: Gatot Adhi Prasetyo
Direktur Kepatuhan: Arief Ismail
Direktur: Fachmy Achmad
Direktur: Dwiyono Bayu Winarto

Dewan Komisaris:
Komisaris Utama/Independen: Kemal Azis Stamboel
Komisaris Independen: Dewie Pelitawati
Komisaris: Mahdi Syahbuddin
Komisaris: Yenny Lim

Dewan Pengawas Syariah
Ketua Dewan Pengawas Syariah: H Ikhwan Abidin MA
Anggota Dewan Pengawas Syariah: H Muhamad Faiz, MA

Agenda keempat penetapan mengenai besarnya renumerasi bagi pada anggota direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas syariah perseroan pada 2021.

Agenda kelima penunjukan akuntan publik dan/atau kantor akuntan publik untuk memeriksa buku-buku perseroan untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2021 dan penetapan besarnya honorarium serta persyaratan lain berkenaan dengan pengangkatan tersebut.

Agenda keenam laporan pelaksanaan pengalihan sebagian saham treasury perseroan.

Sedangkan agenda ketujuh adalah perubahan anggaran dasar perseroan. Berdasarkan hal tersebut di atas, perseroan akan mengusulkan kepada rapat untuk menyetujui perubahan Anggaran Dasar Perseroan dalam rangka penyesuaian dengan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 14/POJK.04/2019 tentang Perubahan Atas Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Nomor 32/POJK.04/2015 tentang Penambahan Modal Perusahaan Terbuka dengan Memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu, POJK Nomor 15/POJK.04/2020, dan Peraturan
Otoritas Jasa Keuangan Nomor 16/POJK.04/2020 tentang Pelaksanaan Rapat Umum Pemegang
Saham Perusahaan Terbuka Secara Elektronik

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply