Strategi Halal Industri Park Sidoarjo menjamin produk halal di kawasannya

Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS)

Pengembang Halal Industrial Park Sidoarjo (HIPS), yakni PT Makmur Berkah Amanda Tbk. (AMAN), menjamin, semua produk yang diproduksi oleh pelaku usaha di HIPS terjamin kehalalannya. 

Corporate secretary PT Makmur Berkah Amanda Tbk. Marcos Iwan mengatakan, HIPS memiliki konsep sustainable halal ecosystem. HIPS merupakan kawasan industri yang berkomitmen melalui konsep halal sustainable dan integrated-nya. Hal ini didukung oleh berbagai fasilitas layanan yang terjamin halalnya, lingkungan yang nyaman dan terpelihara dengan baik, serta komunitas yang mendukung pengembangan industri dalam melakukan aktivitas bisnisnya.

“HIPS menyediakan halal laboratorium, shariah finance center, halal management office, juga akan ada penyelia dan auditor halal tersertifikasi serta merketing showcase,” kata dia secara daring yang dipantau dari kanal Youtube Kemenperin.

Untuk menjamin produksi halal di kawasan HIPS, dia mengaku, timnya sudah memiliki standar operasional prosedur yang harus dipatuhi oleh semua pelaku usaha yang ada di kawasan HIPS.

“Tim ceck list penyedia halal HIPS akan melihat produksi dan penyimpanan barang. Setelah dicek, seluruh dokumen dan barangnya dicek, maka ada komitmen antara pelaku usaha dan pengelola kawasan untuk memproduksi produk halal. Begitu pula dengan ketika memulai produksi dan pengiriman, semua harus memenuhi persyaratan halal. Kami akan melakukan audit setiap enam bulan untuk menjaga komitmen yang telah dibuat. Kami juga akan memastikan semua chain yang ada telah bersertifikat halal,” papar dia.

Untuk itu, perseroan sebagai perusahaan terbuka, telah masuk dalam daftar efek syariah. Serta berupaya membangun ekosistem industri halal bekerja sama dengan pihak lain, seperti LPPOM MUI, BPJPH, Bank Jatim Syariah, BSI, serta merangkul akademisi dan lembaga keuangan lainnya, untuk memperkuat ekosistem ini.

Hingga awal Oktober, sudah ada 25 pelaku usaha yang konfirmasi bergabung ke dalam HIPS. Mereka berasal dari 14 pelaku usaha dari industri FnB, satu repackage dan satu dari industri beauty. Secara keseluruhan, PT Makmur Berkah Amanda Tbk. mengalokasikan lahan seluas 148 hektare untuk HIPS. HIPS juga akan membantu dan memfasilitasi pelaku usaha melakukan ekspor ke sejumlah negara OKI.

Kendati begitu Marcos Iwan mengaku, ada beberapa tantangan untuk mengembangkan HIPS. Di antaranya, perlunya insentif investor dan pelaku kawasan industri halal. Ini karena kawasan industri halal tidak memiliki insentif untuk investor yang berbeda terhadap pelaku industri produk halal dan juga yang ingin memproduksi produk halal dengan kawasan konvensional. 

“Selain itu, hingga saat ini seluruh kawasan industri halal masih belum mendapatkan surat penetapan, melainkan surat keterangan di mana ini masih belum kuat dalam memberikan kepercayaan kepada publik dan investor,” ucap dia.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply