Sucofindo rilis aplikasi registrasi online sertifikasi halal

Sebagai komitmen dalam mengoptimalkan pelayanan kepada pelaku usaha terkait dengan pemastian produk halal, PT Sucofindo (Persero) merilis aplikasi Lembaga Pengujian Halal (LPH) untuk registrasi online untuk sertifikasi halal.

“Aplikasi ini memudahkan para pelaku usaha melakukan proses registrasi dan pengajuan untuk dilakukan pemeriksanaan produk halal,” kata Direktur Utama PT Sucofindo (Persero) Bachder Djohan Buddin, seperti dilansir dari sucofindo.co.id.

Bachder menambahkan, aplikasi LPH ini juga memberikan efisiensi mobilitas pelaku usaha di masa pandemi ini.

“Aplikasi ini dapat menjangkau seluruh pelaku usaha, serta dilengkapi dengan fitur yang user friendly. Untuk menggunakan aplikasi ini, para pelaku usaha cukup mengakses halal.sucofindo.co.id,” ujar Bachder.

Aplikasi LPH Registrasi Sertifikasi Halal ini, merupakan respons PT Sucofindo (Persero) terhadap UU Cipta Kerja terkait dengan halal, terutama dalam mempercepat alur proses pengujian dan sertifikasi halal.

Selanjutnya, Direktur Komersial 1 PT SUCOFINDO (Persero) Herliana Dewi menambahkan, penggunaan aplikasi ini dapat direalisasikan setelah para pelaku usaha telah mengajukan permohonan proses sertifikasi kepada Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH).

“Setelah para pelaku usaha mengajukan permohonan proses sertifikasi kepada BPJPH, selanjutnya BPJPH melakukan pemeriksaan dokumen. Kemudian BPJPH, menetapkan LPH berdasarkan pemilihan dari pemohon (pelaku usaha). Khusus bagi pelaku usaha dengan LPH Sucofindo dapat dilakukan proses registrasi secara cepat dengan pengajuan online ataupun offline,” kata Herliana.

Sebagai LPH, Herliana menjelaskan bahwa PT Sucofindo (Persero) bertugas melakukan pemeriksaan dan atau pengujian produk. Kemudian, BPJPH menerima dan memverifikasi hasil pemeriksaan hasil pengujian Sucofindo. Tahapan selanjutnya, Majelis Ulama Indonesia (MUI) akan menyelenggarakan sidang fatwa halal untuk menerbitan keputusan penetapan kehalalan produk. Setelah mendapat keputusan penetapan kehalalan produk dari MUI, BPJPH dapat menerbitkan sertifikat kehalalan produk.

Herliana menambahkan sebagai LPH, Sucofindo melakukan pemeriksaan dan pengujian secara menyeluruh.

“Kami dilengkapi dengan laboratorium PCR terkini, yaitu dengan digital droplet PCR di mana metode validasi kami menggunakan Specifity, Linearity, Presicion, LOD, dan LOQ,” ujar Herliana.

Sebelumnya, PT Sucofindo (Persero) telah mendapatkan Surat Keputusan Kepala BPJPH tentang penetapan PT Sucofindo (Persero) sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH). Surat Keputusan Nomor 117 Tahun 2020 tentang Penetapan PT SUCOFINDO (Persero) Sebagai Lembaga Pemeriksa Halal (LPH) diserahkan secara langsung oleh Kepala BPJPH, Kementerian Agama Republik Indonesia (KEMENAG RI), Sukoso pada 19 Oktober 2020.

Selain itu, PT Sucofindo (Persero) juga telah dinyatakan memenuhi prinsip syariah sebagai Lembaga Pengujian Halal (LPH) oleh Dewan Halal Nasional Majelis Ulama Indonesia (DHN MUI). Pemenuhan ini berdasarkan surat DHN MUI No. Ket-11/DHN-MUI/X/2020 dan berdasarkan Surat Keputusan DHN MUI tentang Standar Penilaian Lembaga Pemeriksa Halal Dalam Negeri No. Kep-06/ DHN-MUI/VIII/2020. Surat Keputusan ini ditandatangani langsung oleh Ketua DHN MUI Zainut Tauhid Sa’ adi dan Sekretaris DHN MUI Amirsyah Tambunan. Keputusan ini pun berdasarkan proses audit yang telah dilakukan oleh tim DHN MUI yang telah dilaksanakan pada 28 September 2020 sampai dengan 5 Oktober 2020

Untuk kedepannya, Bachder berkomitmen akan memngoptimalkan serta mengembangkan kualitas baik dari sisi operasional serta SDM di seluruh unit layanan Sucofindo yang tersebar di seluruh Indonesia. “Sehingga target kami selanjutnya dapat melayani terkait industri halal di setiap lokasi unit layanan,” ujar Bachder.

Sebagai perusahaan yang bergerak di bidang TIC (Testing, Inspection, and Certification), PT Sucofindo (Persero) selama ini memiliki layanan untuk menguji keamanan produk untuk konsumen, terutama dalam pengujian informasi gizi dari berbagai macam produk makanan (Hasil olahan tepung, hasil olahan daging dan ikan, dan produk pangan lainnya) dan minuman (minuman kemasan, kopi dan teh, dan susu), dan minyak.

Pada produk konsumsi Sucofindo juga dipercaya oleh pemerintah untuk melakukan inventarisasi dan bimbingan kepada industri untuk menerapkan Good Manufacturing Practices (GMP). GMP merupakan bagian dari suatu pendekatan yang terpadu untuk mengelola kualitas dan keamanan dari makanan upaya itu meliputi keseluruhan prosedur, proses, dan aktifitas untuk menjamin kualitas dan keamanan produk tercapai secara konsisten.

Sucofindo juga memiliki layanan sertfikasi Good Delivery Produk (GDP), dan pada masa pandemi telah melakukan sertifikasi untuk keamanan kargo pharmaceutical dan vaksin.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply