UUS Asuransi Asei torehkan kinerja yang kuat pada 2020

Unit Usaha Syariah (UUS) Asuransi Asei Indonesia membukukan kinerja keuangan yang cukup kuat pada tahun 2020. Pencapaian ini merupakan kerja bersama para pegawai yang seluruhnya merupakan generasi Y dan Z dalam memajukan asuransi syariah. Selain itu faktor cepat tanggap dan penguasaan digital yang dimiliki UUS menjadi keunggulan utama pada masa pendemi Covid-19 dan yang paling utama memberikan sumbangsih besar pada induk perusahaan secara konsolidasi.

Pimpinan Unit Syariah Asuransi Asei Indonesia Wahyudin Rahman yang juga Ketua Pelatihan dan Sertifikasi Islamic Insurance Society (IIS) mengatakan, dampak dari pandemi Covid-19 secara langsung berpengaruh pada pertumbuhan kontribusi premi dan beberapa indikator keuangan namun secara keseluruhan kinerja keuangan tetap stabil dan cenderung meningkat.

“Hal ini kami membatasi beberapa produk komersial dengan okupasi high risk dan nasabah yang mempunyai bad pay record. Alhasil di tengah berbagai tantangan dan ketidakpastian situasi ekonomi yang terjadi pada 2020, UUS Asuransi Asei Indonesia menunjukkan neraca yang kuat, dengan mempertahankan posisi RBC Dana Tabarru` sebesar 32.888% dan Dana Perusahaan sebesar 875,58%. Ini semua di atas ketentuan rasio solvabilitas minimum OJK sebesar 120%,” papar dia dalam keterangan tertulisnya.

Perusahaan juga mampu mempertahankan laba bersih setelah pajak tumbuh positif sebesar 8,8% dan surplus underwriting sebesar 24,7%. Di 2020, UUS Asuransi Asei Indonesia mengoptimalkan produk asuransi kebakaran syariah kepemilikan rumah dan asuransi kecelakaan diri plus syariah melalui distribusi channel perbankan syariah. Selain itu, produk direct retail di dominasi asuransi medikal malpraktek syariah dan asuransi kecelakaan diri pelajar syariah.

Selama pandemi khususnya pada semester II-2020, perusahaan aktif untuk melakukan program-program benefit khusus dan literasi asuransi sebagai tanggung jawab perusahaan dalam meningkatkan pemahaman asuransi yang dapat mendongkrak penetrasi asuransi di Indonesia.

Ada lima kegiatan literasi dan inklusi produk asuransi syariah dalam bentuk webinar dan podcast yang diselenggarakan oleh UUS dengan keikutsertaan lebih dari 750 peserta yang telah menerima edukasi baik nasabah maupun perantara seperti Agen dan Representative Officer.

Kedepan, seiring banyaknya potensi dan pipeline yang sedang di garap dari berbagai distribusi channel, kami akan lebih itensif mempertajam strategi dan inovasi perolehan realisasi kontribusi premi. Selain itu, juga memperluas kerjasama dengan Bank Syariah Indonesia sebagai sumber bisnis utama dan partner dalam mitigasi risiko pembiayaan serta fokus pada produk retail dengan konsep Business to Business (BTB).

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply