Aset investasi asuransi syariah pada triwulan II-2021 naik 2,34%

Asuransi Syariah

Pada akhir triwulan II-2021, asuransi syariah memiliki aset investasi senilai Rp35,50 triliun. Nilai ini menunjukkan peningkatan sebesar 2,34% dari triwulan II-2020.

Pada triwulan II-2021, saham syariah (Rp10,95 triliun), memberikan porsi paling besar dalam hal penempatan investasi, yakni sebesar 32,69% dari total investasi. Sedangkan pilihan kedua terbanyak adalah reksa dana syariah Rp8,50 triliun dengan porsi 25,38% dari total aset investasi.

Sedangkan delta kontribusi dan klaim bruto meningkat cukup signifikan. Kemudian keduanya turun di Juni (Q2 2021). Kenaikan tertinggi delta kontribusi terjadi pada September hingga Desember 2020, sedangkan kenaikan tertinggi delta klaim terjadi pada Desember 2020 hingga Maret 2021. Delta kontribusi tercatat sebesar Rp1,96 triliun dan delta klaim tercatat pada angka Rp1,70 triliun.

“AASI menilai, pertumbuhan klaim selama satu semester menunjukan konsistensi pembayaran klaim dan manfaat dari anggotanya. Hal ini tentunya adalah bukti komitmen industri asuransi syariah dalam melakukan perlindungan yang sesuai prinsip syariah kepada masyarakat,” kata AASI dalam keterangan tertulisnya, Selasa (21/9).

ROI dan ROA asuransi syariah
Pada asuransi syariah, kenaikan maksimal yang didapat untuk ROA dana perusahaan adalah 12,10% yang terjadi pada Agustus 2020, dan penurunan maksimal yang didapat adalah -4,91% yang terjadi pada September 2020.

Untuk diketahui, ROA (Return on asset) merupakan indikator tentang seberapa andal perusahaan dalam pemanfaatan aset untuk menghasilkan keuntungan (profit). Sedangkan ROI atau Return on Investment dikenal dengan sebutan laba atas investasi.

Untuk ROI, kenaikan maksimal yang didapat adalah 4,36% yang terjadi pada Agustus 2020 dan penurunan maksimal yang didapat adalah -1,77%, yang terjadi pada September 2020. Penurunan dan kenaikan yang tajam terjadi di triwulan III-2020, kondisi ini diakibatkan karena ketidakpastian ekonomi akibat pandemi Covid-19.

Namun harapan pertumbuhan bukan sekedar harapan tidak pasti, terbukti pada Juli ke Agustus 2020, terjadi peningkatan lalu penurunan tidak terlalu signifikan pada Agustus ke September 2020, baik pada JII, ISSI dan JII70.

Sementara ROI dan ROA dana perusahaan pada triwulan II-2021, walau menunjukkan hasil yang negatif namun cenderung stabil dan terjaga. ROI berada pada triwulan 2021 berada pada kisaran -0,20% sementara pada triwulan I-2021 berada pada kisaran -1,32%. ROA dana perusahaan pada triwulan II-2021 berada pada kisaran II-2020, ROA mengalami penurunan.

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Leave a Reply